BuletinAceh.comKesehatan mental bisa ditunjang dengan self love atau bahkan kadang sedikit narsis bisa cukup menyehatkan. Keduanya bermakna mencintai diri sendiri, tapi dengan cara yang berbeda. Agar Anda tidak bingung, ada beberapa pembeda antara keduanya. 

Kenali Beda Self Love dan Narsis

Ada perbedaan tipis antara bersifat narsis dan Self love, ketahui agar Anda tidak berlaku berlebihan dan menyakiti diri sendiri. Mendapatkan porsi yang tepat untuk mencintai diri sendiri diperlukan agar bisa mencintai orang lain dan sekitarnya. Berikut adalah beberapa pembedanya. 

1. Terlihat Baik dan Menjadi yang Terbaik 

Perbedaan pertama narsis dan self-love bisa terlihat dari tujuannya. Orang dengan cinta diri ingin melakukan yang terbaik untuk dirinya dan orang-orang di sekitarnya. Sedangkan orang narsis hanya ingin terlihat baik. Orang narsis mengejar pujian dan dikenal orang sedangkan cinta diri melakukan tindakan-tindakan berdasarkan memang menyukainya. 

2. Mencintai Diri Luar Dalam 

Orang narsis mencintai diri sendiri karena melihat orang lain atau cerminan yang diinginkan karena ada sesuatu yang kurang dalam hidupnya. Self-love menemukan adalah kekuatan dalam dirinya sendiri dan menginginkan hal terbaik karena memang berasal dari dalam diri sendiri. 

3. Membutuhkan Validasi dan Tidak 

Perbedaan lain yang colok dari dua hal ini adalah orang narsis memerlukan pengakuan orang lain, pujian atau penghargaan dari orang lain. Self-love tidak membutuhkan semua hal tersebut, asalkan merasa kenyamanan dan kesenangan maka orang dengan self-love tinggi akan baik-baik saja. 

4. Cara Menemukan Kedamaian 

Akan sulit bagi seseorang yang narsis untuk bisa menemukan rasa damai. Hal ini dipacu dengan berbagai rasa khawatir yang tidak ada akhirnya. Mereka selalu terus-menerus melakukan hal baru agar bisa terus disayangi orang lain dan dipuja. Self-love memungkinkan seseorang untuk mencintai dirinya sendiri dan merasa cukup dengan apa yang sudah dimiliki. 

5. Menarik Hal yang Positif atau Negatif 

Cinta diri dapat menularkan berbagai nilai positif seperti kesehatan mental yang baik dan dapat berinteraksi dengan baik dengan orang lain. Narsis adalah kebalikannya dimana hanya membawa rasa tidak pernah puas dan selalu mencari pembenaran dari orang lain. Orang narsis hanya menarik orang-orang yang negatif dan self love adalah kebalikannya. 

6. Mudah Memaafkan Kesalahan 

Perbedaan lain dari self love dan narsis adalah kemampuan untuk menangani kesalahan dan memaafkan. Orang narsis sulit melakukan hal ini karena pasti menginginkan kesempurnaan. Sedangkan self love kebalikannya. Mereka memiliki rasa nyaman yang tinggi dengan diri sendiri dan tidak mempermasalahkan kesalahan-kesalahan

7. Me Time 

Seorang yang cinta dirinya sendiri bisa sibuk melakukan aktivitas sendiri atau dengan orang lain. Mereka dapat menemukan kegiatan berkualitas dan bahagia dengan apapun yang dilakukan. Berbeda dengan narisis yang membutuhkan perhatian dan selalu berada sebagai pusat daris semua atensi. Sendirian akan menjadi suatu hal yang meresahkan bagi seorang narsis dan self love akan bahagia bahkan kalau hanya ada dirinya sendiri. 

Itulah berbagai perbedaan antara self-love dan narsis yang sama-sama berarti mencintai diri sendiri, sesuatu yang memang seseorang butuhkan dalam hidupnya. Perbedaan konsepnya terletak pada alasan dan bagaimana mewujudkannya. Karena narsis bisa merugikan diri sendiri terutama dari sisi kesehatan mental. 

Kalau Anda butuh bantuan, ada aplikasi Riliv yang bisa jadi tempat untuk curhat dan membuka diri. Cari tahu bagaimana bisa mencintai diri sendiri tanpa merugikan siapapun. Dapatkan bantuan yang Anda butuhkan dengan cara terbaik.